Futry Madina Cahayani Ez • Oct 18 2026 • 48 Dilihat

Profesi tenaga kesehatan merupakan profesi mulia yang menuntut dedikasi, pengetahuan, dan pengabdian yang tinggi. Setiap hari, tenaga kesehatan dihadapkan dengan jadwal kerja yang padat, tekanan psikologis akibat beban kerja, serta tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kondisi ini seringkali menyebabkan kelelahan fisik dan mental, bahkan memicu terjadinya burnout baik pada dokter, perawat, maupun bidan. Fenomena ini menunjukkan pentingnya penerapan prinsip self care bagi tenaga kesehatan sebagai bentuk upaya menjaga kualitas pelayanan serta kesehatan diri sendiri.
Dalam ajaran Islam, konsep keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat telah diajarkan dengan sangat jelas. Surah Al-Qashash ayat 77 merupakan salah satu ayat Al-Qur’an yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat dalam kehidupan manusia. Prinsip ini sangat relevan untuk dijadikan pedoman dalam upaya self care khususnya di kalangan tenaga kesehatan yang setiap hari bergelut dengan realita duniawi, namun tetap harus memelihara nilai spiritualitas dan tujuan hidup akhirat. Esai ini bertujuan mengkaji dan menganalisis makna keseimbangan dunia dan akhirat menurut Surah Al-Qashash ayat 77 dan hadis Rasulullah SAW, serta implementasinya sebagai prinsip self care yang dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan.
Keseimbangan dalam Islam dikenal dengan istilah wasathiyah, yang berarti berada di jalan tengah dan tidak berlebihan dalam urusan dunia maupun akhirat. Surah Al-Qashash ayat 77 memberikan arahan tegas mengenai hal ini:
ููุงุจูุชูุบู ูููู ูุง ุขุชูุงูู ุงูููููู ุงูุฏููุงุฑู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ููููุง ุชููุณู ููุตููุจููู ู ููู ุงูุฏููููููุง ููุฃูุญูุณููู ููู ูุง ุฃูุญูุณููู ุงูููููู ุฅููููููู ููููุง ุชูุจูุบู ุงููููุณูุงุฏู ููู ุงููุฃูุฑูุถู ุฅูููู ุงูููููู ููุง ููุญูุจูู ุงููู ูููุณูุฏูููู
Artinya:
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia; dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qashash: 77)
Ayat ini menunjukkan bahwa Islam tidak pernah melarang umatnya untuk mengejar kebahagiaan dan kemajuan duniawi. Namun, segala usaha itu harus tetap dalam bingkai persiapan menuju akhirat. Tafsir Ibnu Katsir menekankan bahwa manusia diperintahkan untuk memanfaatkan nikmat dunia secara proporsional, tanpa melupakan bekal akhirat. Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab juga menyoroti bahwa hidup seimbang artinya mengelola dunia dan akhirat secara harmonis, tidak berat sebelah.
Dalam konteks self care, ayat ini mendorong tenaga kesehatan untuk menjaga diri mereka bukan hanya demi kehidupan duniaโpenghasilan, jabatan, pengakuanโtetapi juga demi kehidupan akhirat, yaitu dengan meniatkan pekerjaannya sebagai ibadah dan berbuat baik kepada sesama. Self care bukan hanya sebatas aktivitas fisik, tapi juga mencakup pemeliharaan kesehatan mental dan spiritual, sebagaimana termaktub dalam hadis Nabi Muhammad SAW:
ุฅูููู ููุจูุฏููููู ุนููููููู ุญููููุง
Artinya:
“Sesungguhnya jasadmu mempunyai hak atas dirimu.” (HR. Bukhari)
Hadis ini menegaskan bahwa tubuh manusia wajib dijaga dan dipenuhi kebutuhannya, seperti istirahat, makan bergizi, dan rehat dari aktivitas berat. Para ulama memahami hadis ini sebagai dalil syar’i untuk memprioritaskan self care, karena tubuh yang sehat adalah kunci ibadah dan pengabdian yang optimal.
Penelitian modern mendukung pentingnya keseimbangan dan pemeliharaan kesehatan mental-fisik pada tenaga kesehatan. Burnout di kalangan tenaga kesehatan merupakan isu global yang berdampak pada kualitas pelayanan dan keselamatan pasien (Moss et al., 2016). Studi oleh Brady et al. (2020) menunjukkan bahwa spiritual well-being dan keseimbangan hidup berkontribusi signifikan dalam menekan stres dan meningkatkan resiliensi tenaga kesehatan. Sementara penelitian Lee dkk. (2021) juga menegaskan bahwa tenaga kesehatan dengan kecerdasan spiritual dan manajemen stress yang baik lebih mampu mempertahankan kinerja dan kepekaan sosial.
Implementasi prinsip keseimbangan dunia dan akhirat dalam praktik kebidanan dapat diwujudkan dengan beberapa cara. Pertama, menyusun niat kerja sebagai bentuk ibadah sehingga setiap tindakan profesional menjadi bermakna dan mendekatkan diri kepada Allah. Kedua, pengaturan jadwal kerja dan istirahat sehingga keseimbangan antara profesionalisme, waktu keluarga, dan ibadah dapat terealisasi (Lusiana et al., 2022). Ketiga, menjaga asupan makanan yang halal dan thayyib, olahraga ringan, serta tidur yang cukup untuk menunjang kesehatan fisik. Keempat, memperbanyak dzikir, istighfar, dan memohon pertolongan Allah dalam menghadapi tekanan kerja, serta memperdalam rasa syukur dan keikhlasan dalam bekerja.
Sebagai contoh konkret, bidan yang rutin melakukan refleksi diri (muhasabah) dan konsisten menjalankan kewajiban shalat berjamaah, terbukti lebih tahan menghadapi tekanan serta lebih empati dalam pelayanan (Eliyana et al., 2022). Dalam hal ini, self care yang seimbang tidak hanya bermanfaat bagi diri pribadi tetapi juga berdampak positif pada mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Tenaga kesehatan yang sehat dan seimbang secara fisik-psikis-spiritual tidak mudah melakukan tindakan malpraktik, menghindari perilaku koruptif, serta berupaya menjaga integritas profesi sebagaimana dipesankan dalam ayat Al-Qur’an dan hadis.
Namun, tantangan tetap ada, misalnya budaya kerja berorientasi target tanpa mempertimbangkan kebutuhan hakiki manusia, atau tekanan sosial untuk selalu tampil sempurna. Pada titik ini, pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Islam menjadi solusi praktis. Dengan mengingat ayat dan hadis, tenaga kesehatan diingatkan untuk memaknai peran mereka sebagai bentuk ibadah yang mulia, sekaligus tak lupa memperhatikan kebutuhan dan hak-hak dirinya.
Keseimbangan antara dunia dan akhirat sebagaimana diamanahkan dalam Surah Al-Qashash ayat 77 dan hadis Rasulullah SAW merupakan prinsip fundamental yang sangat relevan untuk diterapkan sebagai self care bagi tenaga kesehatan. Dengan memahami dan mengintegrasikan nilai keseimbangan ini, tenaga kesehatan dapat meningkatkan kualitas hidup, ketahanan spiritual, serta pelayanan kepada masyarakat. Hendaknya institusi pendidikan dan pelayanan kesehatan aktif menyosialisasikan serta membangun sistem dukungan yang menekankan pentingnya keseimbangan ini sebagai bagian integral dari profesionalisme tenaga kesehatan agar pelayanan yang diberikan tetap optimal, humanis, dan penuh keberkahan.
Brady, V., Dickson, C., Hutchison, A., O’Shea, M., & McClenahan, C. (2020). Resilience, stress and psychological well-being in midwives: A systematic review. Midwifery, 83, 102633. https://doi.org/10.1016/j.midw.2020.102633
Eliyana, A., Maโarif, S., & Muzakki, F. (2022). Spiritual Leadership and Job Outcomes: Empirical Evidence from Healthcare Professionals. International Journal of Ethics and Systems, 38(1), 1-15. https://doi.org/10.1108/IJOES-09-2020-0160
Lee, H.K., Lee, D.G., & Lee, S.M. (2021). The Effect of Spiritual Intelligence on Resilience and Humanism of Healthcare Providers. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(13), 6965. https://doi.org/10.3390/ijerph18136965
Lusiana, E., Suryani, S., & Agustina, L. (2022). Self-care and stress management strategies among nurses in Indonesia. Belitung Nursing Journal, 8(2), 144-151. https://doi.org/10.33546/bnj.1797
Moss, M., Good, V.S., Gozal, D., Kleinpell, R., & Sessler, C.N. (2016). An Official Critical Care Societies Collaborative Statement: Burnout Syndrome in Critical Care Health-care Professionals: A Call for Action. American Journal of Critical Care, 25(4), 368-376. https://doi.org/10.4037/ajcc2016383
Quraish Shihab, M. (2005). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.
Kontributor:ย Futry Madina Cahayani EZ
Editor:ย Ahmad Ali, M.Pd.
PENDAHULUAN Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern. HAM ...
Pendahuluan Perkembangan dunia kesehatan dewasa ini yang didominasi oleh teknologi medis yang semaki...
1. Pendahuluan Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang ke...
PENDAHULUAN Perawat merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam memberik...
PENDAHULUAN Profesi keperawatan merupakan pekerjaan yang menuntut kemampuan teknis sekaligus kematan...
Pendahuluan Politik merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan masyarakat karena melalui po...

1. Pendahuluan Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang kesehatan dan pelay...

1. PENDAHULUAN Agama adalah bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam. Terkadang ada cerita yang secara keliru menggabungk...

Pendahuluan Seperti yang kita ketahui bahwa Keperawatan pada dasarnya bukan sekadar profesi yang menuntut keterampilan teknis dan penguasaan ilm...

Ketika Data Palsu dan Plagiasi Merobohkan Menara Gading Perguruan Tinggi 1. PENDAHULUAN Dunia akademik di perguruan tinggi merupakan lingkungan ...

I. Pendahuluan Al-Qurโan merupakan kitab umat Islam diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. secara mutawatir. Umat Islam ...

No comments yet.